Tata Cara Melakukan Sholat 5 Waktu bagi Orang yang Sakit

cara sholat bagi orang yang sakit

Menjalankan sholat wajib lima waktu merupakan sebuah perintah dan kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap umat Islam yang mukallaf. Dalam kondisi apapun, perintah sholat lima waktu harus tetap dijalankan, meski dalam kondisi sakit sekalipun. Perintah sholat lima waktu ini hanya boleh tidak dilakukan bagi orang yang hilang akal atau gila.

Menjalankan perintah sholat lima waktu dalam kondisi sedang sakit mungkin akan terasa lebih menyulitkan dibanding saat kondisi tubuh sedang dalam kondisi baik. Namun, perintah tersebut harus tetap dijalankan karena sudah menjadi suatu kewajiban.

Oleh karena itu, Allah SWT telah memberikan keringanan bagi orang-orang yang sedang dalam kondisi sakit untuk melaksanakan sholat lima waktu sesuai dengan kemampuannya. Bagaimana bentuk keringanan yang diberikan oleh Allah SWT tersebut?

Berikut pada kesempatan ini kami akan bagikan ulasan mengenai tata cara melakukan sholat lima waktu bagi orang yang sakit. Silahkan disimak.

Cara Melakukan Sholat Lima Waktu bagi Orang yang Sakit

1.Tata Cara Bersuci bagi Orang yang Sedang Sakit
Bukan hanya saat mengerjakan sholat, di mulai dari bersuci pun Alloh memberi kemudahan, sesuai dengan kemampuan dan kondisi mereka (orang sakit). Nah, untuk lebih jelasnya dibawah ini adalah beberapa cara bersuci yang bisa dilakukan dan dianggap sah.

a.Berwudhu

Apabila Anda sakit tetapi masih bisa bersentuhan dengan air, Anda dapat melakukan wudhu sendiri dengan cara duduk. Namun apabila sakit yang Anda alami menyebabkan anggota tubuh sulit digerakkan, mintalah bantuan orang lain untuk mewudhukan Anda.

b.Bertayamum

Nah, apabila Anda sakit dan dianjurkan untuk tidak bersentuhan dengan air, Anda dapat membersihkan diri dengan cara bertayamum. Dengan bertayamum, Anda tidak perlu menggunakan air untuk mensucikan diri. Anda hanya perlu menggunakan debu yang ada di sekitar Anda, semisal debu yang ada di dinding tembok ruangan.

2.Tata Cara Sholat bagi Orang yang Sedang Sakit

Dalam kondisi apapun, perintah sholat lima waktu harus tetap dilakukan. Di bawah ini ada beberapa pilihan cara sholat yang dianjurkan bagi orang yang sedang sakit, yaitu sebagai berikut:

a.Sholat dengan Posisi Duduk

Jika Anda sakit dan tidak mampu menjalankan sholat dengan cara berdiri, maka sholatlah dengan posisi duduk. Duduknya orang yang sholat dalam kondisi sakit seperti duduk iftirasy atau duduk di antara dua sujud. Tata cara sholat tidak jauh berbeda dengan tata cara sholat sambil berdiri. Anda tetap wajib membaca niat, kemudian takbiratul ihram, membaca do’a iftitah dilanjutkan dengan QS. Al-Fatihah.

Namun, rukuk cukup Anda lakukan dengan cara sedikit membungkukkan badan. Saat i’tidal, dilakukan dengan duduk kemudian dilanjutkan dengan sujud sebagaimana biasanya. Untuk duduk di antara dua sujud, tata caranya sama seperti sholat sambil berdiri. Setelah itu, melakukan duduk tasyahud akhir yang dapat dilakukan dengan duduk tawaruk. Bacaan dan gerakan salam sama seperti dalam sholat sambil berdiri.

b.Sholat dengan Posisi Berbaring atau Tidur Miring

Jika Anda sakit dan tidak mampu menjalankan sholat dengan cara berdiri ataupun duduk, maka sholatlah dengan posisi berbaring atau tidur miring. Sholat dengan posisi berbaring sebaiknya dilakukan menghadap arah kiblat. Indonesia berada di sisi timur Ka’bah. Oleh karena itu, sholat dapat dilakukan dengan cara membujurkan kaki ke arah utara. Sehingga, usahakan posisi kaki ada di sebelah utara dan kaki di sebelah selatan.

Bacaan sholat dengan posisi berbaring ini sebenarnya sama saja dengan bacaan sholat dengan posisi berdiri. Namun, ada beberapa gerakan sholat yang cukup Anda lakukan dengan hanya melakukan isyarat menggunakan gerakan kepala atau kedipan mata. Gerakan yang dimaksud misalnya seperti rukuk, i’tidal, sujud, dan seterusnya.

c.Sholat dengan Posisi Tidur Telentang

Jika Anda sakit dan tidak mampu menjalankan sholat dengan cara berdiri, duduk,  ataupun berbaring, maka sholatlah dengan posisi tidur telentang. Sama halnya dengan sholat dalam posisi berbaring, sholat dengan posisi tidur telentang sebaiknya juga dilakukan menghadap arah kiblat. Pastikan kedua kaki Anda menghadap ke arah kiblat.

Kalau masih memungkinkan, muka Anda juga menghadap ke arah kiblat dengan cara memberikan bantal di bawah kepala. Oleh karena itu, posisikan kepala ada di sebelah timur dan kaki ada di sebelah barat.

Bacaan dalam sholat dengan posisi tidur telentang sama halnya seperti sholat dengan posisi berdiri. Sedangkan gerakan sholat dengan posisi tidur telentang sama seperti gerakan sholat dengan posisi berbaring atau tidur miring. Apabila Anda  melakukan sholat dengan posisi telentang namun sudah tidak mampu memberikan isyarat, Anda tidak wajib melakukan apa-apa.

Nah, itulah diatas penjelasan detail mengenai cara melakukan sholat lima waktu bagi orang yang sakit. Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tata Cara Melakukan Sholat 5 Waktu bagi Orang yang Sakit"

Posting Komentar